KPU Lampung Ajak Masyarakat Kerjasama Sukseskan Pemilu 2024

BANDARLAMPUNG (SMSI Lampung) – Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi masyarakat (Sosdiklih Parmas) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung menggelar rapat koordinasi bersama stakeholder, media, organisasi kampus, organisasi kepemudaan dan pekerja sosial yang dilangsungkan di Hotel Sheraton, Rabu (23/11/2022).

Acara dibuka oleh Plh. Ketua KPU Lampung TITIK SUTRININGSIH, S.E, M.M, dan menghadirkan empat narasumber dalam rakor tersebut diantaranya, Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) yang diwakili Wakil Direktur (Wadir Binmas) Polda Lampung AKBP A. Rahman Napitupulu, Kementerian Agama (Kemenag) Perwakilan Provinsi Lampung, Dinas Sosial Provinsi Lampung, dan Redaktur LKBN Antara Budisantoso Budiman.

Pemateri Ditbinmas Polda Lampung memaparkan terkait materi mengenai peran Bhabinkamtibmas untuk menciptakan iklim kondusif dalam pemilu serentak 2024. Lalu dari Kemenag Provinsi Lampung memaparkan tentang penyuluh agama dan pendidikan anti politik uang, dari Dinsos Lampung mewujudkan keadilan dan kesejahteraan sosial melalui Pemilu. Terakhir, media sebagai arus utama melawan hoax dalam Pemilu Serentak 2024.

“Pemilu 2024 mendatang sangatlah kompleks. Maka penting bagi penyelenggaran Pemilu untuk bekerjasama dengan semua kelompok masyarakat,” ujar Komisioner KPU Lampung Divisi Sosdiklih Parmas, Antoniyus Cahyahlana, Rabu (23/11/2022) malam.

Antoniyus mengungkapkan, kerjasama multipihak diberbagai program sosialisasi kepemiluan dibutuhkan karena Pemilu ini tidak akan sukses tanpa adanya kerjasama. Walaupun sudah bergotong-royong pun terkadang menyisakan berbagai masalah kepemiluan.

“Tapi yakinlah bahwa apapun masalahnya kalau kita kerjakan bersama-sama yang berat akan menjadi ringan,” ungkap dia.

Antoniyus menjelaskan, pihaknya selaku penyelenggaran Pemilu selalu menekankan independensi, baik dalam kompetensi, dan soal pola rekrutmen sudah mengalami perbaikan.

“Mudah-mudahan ke depan akan ada wasit wasit yang benar-benar independen yang parsial, bisa menyelenggarakan Pemilu secara baik dan benar. Ini doa kita bersama,” jelas dia.

Menurut dia, semua itu perlu dukungan dan pengawasan bersama. Kemudian soal data pemilih, kata Antoniyus, juga harus bersama melakukan cek dan ricek dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan masyarakat sekitar.

“Apabila belum terdaftar dalam mata pilih, kita imbau untuk bisa didaftarkan di portal kami, agar semua mendapatkan haknya,” kata dia.(ECI)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *