Mesuji

Jual Tanah Restand Desa, Kades Eka Mulya Mesuji Terancam dibui

MESUJI- Pemerintah Desa (Pemdes) Eka Mulya Kecamatan Mesuji Timur. Diduga menyalahi kewenangan menjual lahan R alias Restan desa setempat, seluas 4 Hektare tanpa persetujuan BPD, LPM, Tokoh Masarakat dan Warga setempat, juga tidak diperjelas manfaatnya. Kamis (17/03/2022). Diketahui, lahan yang dijual tersebut adalah tanah R alias tanah Restan. Berawal Tim melihat adanya pembangunan Tugu Gapura tanpa papan kegiatan berlokasi di ujung jalan Kabupaten. Perbatasan, antara jalan penghubung Desa Tanjung Menang dengan Eka Mulya, serta keterangan pihak pekerja bahwa bangunan tersebut milik Desa Eka Mulya. Kepala Desa (Kades) Eka Mulya Khoirrudin mengatakan, pihaknya menjual lahan dan bangun melalui musyawarah desa, bukan…
Read More
Inspektorat Mesuji Tutup Mata atas Dugaan Pungli Sertifikasi Tanah

Inspektorat Mesuji Tutup Mata atas Dugaan Pungli Sertifikasi Tanah

  FAJARSUMATERA - Menyikapi sejumlah pemberitaan yang viral dimedia terkait dugaan pungutan liar (PUNGLI) sertifikat tanah sebanyak 1800 sertifikat dengan biaya yang ditarik dari masyarakat sebesar Rp. 300.000,- sampai Rp. 2.000.000,- per-warganya tahun anggaran 2019-2020 lalu di Desa Sungai Sidang, Kecamatan Rawajitu Utara Kabupaten Mesuji, Inspektorat Mesuji diduga kuat tidak tanggap dan tutup mata terhadap setiap laporan berbentuk berita yang dikirim melalui Insfektur Mesuji Edison. Sebelumnya diberitakan dengan judul 'Miris!!! Biaya Pembuatan Sertifikat Masyarakat Sungai Sidang Mesuji Sebesar 2 Juta Sebanyak 1800 Buku, Kades Gunarmadi Sebut LSM KAKI Sebagai Panitianya'.¬†Berlanjut ke pemberitaan kedua dengan judul, 'Ratusan Masyarakat Sungai Sidang Mesuji…
Read More