Kasus KONI, Kejati Periksa Dua Pengelola Penginapan

Bandar Lampung – Dua penyedia jasa penginapan diperiksa sebagai saksi terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam penyalahgunaan dana hibah komite olahraga nasional indonesia (koni) provinsi lampung tahun anggaran 2020. rabu (16/02)

Kasipenkum kejati Lampung I Made Agus Putra mengatakan, bahwa tim Jaksa Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus pada Kejaksaan Tinggi Lampung kembali melakukan pemeriksaan terhadap 2 orang saksi terkait dugaan Penyalahgunaan Dana Hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tahun Anggaran 2020.

“AS pengelola rumah haura syariah, diperiksa sebagai saksi terkait dengan tugasnya menyediakan tempat penginapan KONI Provinsi Lampung TA. 2020 , ” kata Made kepada awak media.

Selain AS, kata Made, saksi lainnya yakni seorang marketing di wisma kencana di Provinsi Lampung.

“YNA selaku sales marketing red dorz lampung (wisma kencana) diperiksa sebagai saksi terkait dengan tugasnya sebagai penyedia jasa tempat penginapan KONI Provinsi Lampung , ” jelasnya

Ia menambahkan, jika pemeriksaan saksi ini dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri.

“Ia lihat sendiri dan ia alami sendiri guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi dalam penyalahgunaan dana hibah KONI tahun anggaran 2020,” ucapnya

.Dimana sebelumnya, sambung Made, bahwa dalam tahap proses penyelidikan, ada beberapa fakta yang harus didalami pada kegiatan tersebut.

“Diantaranya program kerja KONI dan pengajuan dana hibah tidak disusun berdasarkan usulan kebutuhan KONI dan cabang olahraga, sehingga penggunaan dana hibah koni diduga terjadi penyimpangan dan tidak sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan, ” pungkasnya

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.