Kejati Agendakan Periksa 12 Saksi

Bandar Lampung -Dijadwalkan Tiga hari, dua belas saksi bakal dipanggil oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung terkait dugaan Tindak Pidana Korupsi (TIPIKOR) pada dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung pada Senin (07/02) hingga Rabu (09/02) mendatang.

Kasipenkum kejati Lampung I Made Agus Putra mengungkapkan, jika Kejati pada bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) telah menganggendakan pemanggilan terhadap saksi – saksi terkait dugaan Tipikor Komite Olahraga Nasional (KONI) Lampung tahun 2020.

“Minggu ini dijadwalkan tiga hari dari hari senin,selasa dan rabu untuk pemanggilan saksi yang bakal diperiksa olek kejati terkait dugaan Tipikor KONI Lampung anggaran tahun 2020 , ” kata Made saat dikonfirmasi Fajarsumatera.co.id . Senin (07/02)

Ia menjelaskan, selama tiga hari, saksi minggu ini berjumlah 12 orang yang akan diperiksa yang diduga mengetahui pokok perkara.

“Kalau tidak salah berjumlah dua belas (12) orang yang dipanggil, ” urainya

Ia menambahkan, untuk nama saksi selanjutnya bakal diinformasikan lebih lanjut, guna kepentingan dalam pemanggilan.

“Nanti akan diinformasikan lebih lanjut nama atau inisial yang hadir di kejati Lampung, ” tandasnya

Diketahui, Dua orang diperiksa sebagai saksi terkait dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dalam penyalahgunaan dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung tahun anggaran 2020.Senin (07/02)

Kasipenkum kejati Lampung I Made Agus Putra Menjelaskan, bahwa tim Jaksa Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus pada Kejaksaan Tinggi Lampung kembali melakukan pemeriksaan terhadap 2 (Dua) orang saksi terkait dengan perkara dugaan Tipikor dalam Penyalahgunaan Dana Hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tahun Anggaran 2020.

“HL selaku Wakil Ketua Umum I KONI Provinsi Lampung, diperiksa sebagai saksi terkait dengan perbantuan Ketua Umum dalam penyusunan serta pelaksanaan program pembinaan organisasi KONI TA 2020 , ” kata Made kepada awak media.

Sedangkan, satu saksi lainnya yakni berkaitan dengan Penyusunan Rancangan Program Pembinaan Prestasi Olahraga KONI.

“FNS selaku Wakil Ketua Umum II KONI Provinsi Lampung, diperiksa sebagai saksi terkait Penyusunan Rancangan Program Pembinaan Prestasi Olahraga KONI, Program Pemusatan Latihan, Program Pembinaan dan Program Pembinaan Pekan Olahraga yang dikoordinasikan KONI TA 2020,”ungkapnya

Selain itu, kata Made, pemeriksaan saksi kali ini dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri.

“Ia lihat sendiri dan ia alami sendiri guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi dalam penyalahgunaan dana hibah KONI tahun anggaran 2020, ” katanya

Dimana sebelumnya, sambung Made, bahwa dalam tahap proses penyelidikan, ada beberapa fakta yang harus didalami pada kegiatan tersebut .

“Diantaranya program kerja KONI dan pengajuan dana hibah tidak disusun berdasarkan usulan kebutuhan KONI dan cabang olahraga, sehingga penggunaan dana hibah koni diduga terjadi penyimpangan dan tidak sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan, “pungkasnya

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.