KPK diminta Usut Pinjaman PEN Daerah

Suadi Romli, Pegiat Anti Korupsi Lampung

Bandar Lampung – Pasca ditangkapnya Dirjen Kemendagri M Ardian Noervianto sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengajuan pinjaman Dana PEN Daerah tahun 2021.Masyarakat Antirasuah Suadi Romli meminta KPK mendalami perkara tersebut hingga di Provinsi Lampung.

Ketua DPP Pematank Suadi Romli mengatakan, bahwa selama dijabat oleh Ardian sebagai Dirjen Kemendagri , Provinsi Lampung termasuk yang bersinggungan langsung dalam pengajuan dana Pemulihan Ekonomi Nasional Daerah (PEN Daerah) .

“Di antaranya Pemkab Lampung Utara, Lampung Selatan , Bandarlampung hingga Pemprov Lampung, ” kata Romli kepada Awak media. Jumat (04/01).

Untuk itu, Kata Romli, perlu adanya langkah KPK yang tegas ,kongkrit dalam mengusut dugaan tersebut hingga ke kabupaten/kota.

” Perlu adanya langkah atau sikap KPK dalam mengusut perkara tersebut hingga di Kabupaten kota, baik itu di Provinsi Lampung maupun di daerah lainnya, karena uang yang di pakai oleh daerah dalam pengajuan PEN bernilai bukan kecil, bisa dikatakan angka fantastis, “ucapnya

Selain itu, dirinya juga meminta keterbukaan masyarakat dan berani mengatakan jujur untuk membantu tugas – tugas komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

” Sudah saatnya masyarakat berani untuk jujur kepada KPK jika mengetahui suatu perkara yang diduga perbuatan korupsi atau melawan hukum, dengan begitu dapat membantu kinerja – kinerja KPK mengusut tuntas penyakit korupsi di Indonesia, “ungkapnya

Romli menambahkan, jika dirinya pun mengapresiasi langkah KPK yang telah melakukan 4 kali Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Indonesia pada awal tahun 2022 .

“Di antaranya Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas’ud, serta Bupati Langkat dan OTT kepada Hakim PN Surabaya Itong Isnaeni Hidayat, ” tandasnya

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.