DRB Minta Kada Tunda PTM

Bandar Lampung -Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Deni Ribowo menyarankan kepala daerah untuk menunda Pembelajaran Tatap Muka (PTM) selama 14 hari bagi sekolah yang siswanya terpapar, Kamis (03/01).

Deni mengatakan, jika sudah menghimbau kepada masyarakat baik itu wali murid hingga kepala sekolah untuk menerapkan Protokol Kesehatan Prokes dengan ketat.

“Komisi V sudah menghimbau kepada masyarakat jauh – jauh hari untuk memproteksi diri sendiri adalah siswa dan guru harus melakukan vaksinasi, menyediakan satgas disetiap sekolah,” kata Deni saat diwawancarai media, di DPD Demokrat Lampung.

Untuk itu, kata Deni, saat ini varian Omicron pun menjadi perhatian khusus oleh wakil rakyat , karena penularan yang begitu cepat. 

“Penularan omicron ini bisa terjadi dari luar , maka dari itu kami meminta satgas disekolahan pelayanan lagi , agar protokol kesehatan tetap terjaga, ” ucapnya

Selain itu, sambung DRB sapaan akrabnya, dirinya meminta kepala daerah untuk memberhentikan PTM terjadi penularan disekolah, sebagai keputusan penyaluran tersebut.

“Ketika terjadi omicron di sekolah, kepala daerah diharapkan memberhentikan pembelajaran sekolah selama 14 hari jangan hanya 5 hari untuk mensterilkan kondisi di sekolah,” tulisnya

Ia menambahkan, sejauh ini pun komisi V selalu berkoordinasi dengan mitranya yakni Dinkes Provinsi Lampung.

“Di lampung ini mulai terjadi peningkatan covid19 yang kemungkinan tidak bisa kita lakukan lagi, hal ini komisi V pun selalu melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung bagaiamana ketersediaan Bor,” pungkasnya

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.