Melintasi Jembatan Desa Gebang, Beban Kendaraan max 5 Ton Tanpa Pungutan.

Pesawaran (Fs) – Disinyalir menjadi tempat ajang melakukan pungutan liar (Pungli) oleh oknum tertentu, di Karenakan kurangnya petugas yang melakukan penjagaan, di lokasi jembatan desa gebang, kecamatan teluk pandan, kabupaten Pesawaran,pihak kepolisian dan TNi, serta Opd terkait,melakukan peninjauan atas aktifitas di jembatan yang sempat ambruk,beberapa waktu lalu. (30/01)

Pejabat Pelaksana Harian Sekertaris daerah Pesawaran, Drs Syukur, menegaskan bahwa selain menyebabkan kemacetan, banyak terjadinya kelalaian dalam aktifitas di jembatan yang baru saja di perbaiki, serta di informasikan terdapat oknum yang melakukan pungutan liar saat dilakukan penjagaan,yang wajib untuk di tertibkan.

“sebagai bentuk komitmen, dalam hal ini saya tidak mau ada temuan atau laporan adanya pungutan liar, dan untuk kendaraan angkutan yang melintas tidak boleh lebih dari 5 (lima) ton, ” tegasnya

Ditambahnya, sebagai pelaksana keamanan dan lalu lintas, kordinator harus membentuk tim petugas sebagai pelaksana di lokasi jembatan gebang.

“sebagai kordinator harus membentuk tim yang wajib berjaga 1×24 jam, dari sat pol PP, Dishub, Yang langsung berkordinasi dengan babinsa dan babinkamtibmas, serta aparatur desa setempat, dengan di bantu warga dalam mengatur kendaraan dan mencegah adanya kemacetan karena jembatan perlintasan yang belum stabil, ” tambahnya, seraya mengajak seluruh pihak untuk perduli.

Kapolsek Padang Cermin AKP DARWIN SH, meminta sejak di beri peringatan kali ini, sudah tidak ada lagi pungutan dalam bentuk apapun,dan untuk pengamanan akan di turunkan personil kepolisian membantu dan melakukan penjagaan.

“Saya minta, kerjasamanya dan bersama saling menjaga, terutama tidak boleh ada yang meminta uang dengan dalih apapun yang dinamakan PUNGLI, dan akan ditempatkan personil Polri yang akan membantu mengatur dilokasi, “katanya.

Sebagai pelaksana dilapangan dinas perhubungan akan nembentuk tim, guna membatasi kendaraan bermuatan melebihi beban dari lima Ton, dan untuk pengaturan kendaraan yg melintas di jembatan gebang akan dilakukan oleh petugas dari Polri, Pol PP dan Dishub serta dibantu aparat desa.

Hadir pada kegiatan tersebut, Kasat Polpp Kabupaten Pesawaran, Kadishub Kabupaten Pesawaran, Camat Teluk Pandan, Bhabinkamtibmas dan babinsa desa gebang, serta pihak pemerintahan desa gebang.(Dponco)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.