PN Kalianda Gelar Sidang Pembunuhan Sadis

LAMSEL – Pengadilan negeri Kalianda kabupaten Lampung Selatan menggelar sidang perdana atas tersangka pembunuhan sadis yang sempat membuat geger warga Kalianda.

Riyan Saputra tersangka dalam kasus pembunuhan seorang perempuan yang dikenali melalui pesan michat mulai disidangkan, Senin 24/01/22.

Riyan menjalankan sidang perdana di pengadilan negeri Kalianda dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Kalianda Perbuatan terdakwa tersebut sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 365 ayat (3) dan atau Pasal 339 Kitab Undang-undang Hukum Pidana.

JPU Syukri, S.H membacakan surat dakwaan di depan majelis hakim Rizza Dharma, S.H dan Penasehat Hukum Terdakwa Hefzoni,S.H.

Terhadap dakwaan ini tersangka tidak melakukan eksepsi, atau keberatan terhadap dakwaan JPU tersebut.

Menurut Penasehat hukum Terdakwa, Hefzoni, S.H “Ya Tadi” Sidang Pertama agendanya hanya membacakan surat dakwaan.

Menurutnya Sidang tadi dilaksanakan di pengadilan negeri Kalianda sementara terdakwa mengikuti sidang dari lembaga pemasyarakatan kelas II Kalianda.

Sidang akan dimulai lagi Senin mendatang pada tanggal 31 Januari 2022 dengan agenda pembuktian dari JPU, kata Hefzoni, S.H.
Jatidiri Sherly alias Noni Apriani (32) yang ditemukan tewas tergorok di kamar kosnya, di Kalianda Lampung Selatan terkuak.

Korban ternyata bekerja sebagai wanita penghibur dan kerap menerima laki-laki yang diduga pelanggannya melalui aplikasi online.
Sebelum menemui ajalnya, Sherly terlihat menerima tamu laki-laki yang diduga pelanggannya.

Korban sudah dua tahun tinggal di Kalianda, Lampung Selatan. Ia berasal dari Desa Pius, Kecamatan Kisam, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan.

Sherly ditemukan tewas mengenaskan di kamar kosnya, di kampung Sebayak, Desa Kedaton Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, Jumat (13/8/2021) pagi sekitar pukul 7.30 WIB.

Reporter (ed)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.